Ulang Tahun Saga: Hari Ini. Ulang Tahun Ninan 10 Feb dan Ulang Tahun Radif 9 Jan
Ulang Tahun Saga: Hari Ini.
Saga anakku, selamat ulang tahun ke 5. Tidak terasa 5 tahun berjalan begitu cepatnya. Masih terbayang saat-saat engkau lahir (aku diusir sama dokter dan perawat di RS PKU, takut gak kuat dan pingsan di dalam malah merepotkan tim medis. Lho? Kalau pingsan ya biara kutanggung sendiri, wong sudah milih. Tapi aku akhirnya dengan terpaksa menitipkan Bunda di tangan ahlinya. Ketar-ketir juga di luar, mana proses persalinanmu luamaa dan aku juga bisa merasakan sakitnya, entah karena dipicu pake stimulan di infus atau pake telan obat). Bahka juga terbayang saat-saat engkau masih dalam perut Bundamu. Klilang-kliling pake motor, hujan-hujanan, nyidam nasi goreng pak kumis (famous namenya pak darto, juara lomba masak nasi goreng SI entah tahun berapa), hoby berat Bunda makan nangka pojokan pasar balubur (yang kini sudah jadi sejarah, diterjang proyek fly over paspati), sampe kita bilang nih anak bakal familiar banget dengan suara motor honda astrea star 1988 kita. Ternyata betul juga! Saat kamu sudah lahir, yang pas bayi di 3 hari awal tidur terpisah di rumah sakit ditemani moncu dan dolfi (itu tuh, boneka anjing kecil dan lumba-lumba yang kita beli di mana ya? di lavie?) gara-gara kamu belum boleh gabung dengan bunda di kamar rawatnya, kamu tuh hobby ayah gendong pagi-pagi, nyaris tiap pagi, sebelum ayah ngantor, keliling jalan desa ciburial. Pokoknya ayah saat itu terkenal dengan bapaknya Saga (biasa, anak selalu lebih terkenal dari ayahnya he..he..he..), dan selalu tidur lelap dengan manisnya di gendongan di atas motor. Udara ciburial yang sejuk memang selalu kita cintai, pemandangan yang luas ke arah cekung bandung selalu saja nggak bosen dinikmati, sembari terus mikir: manusia dengan teknologinya mampu merekayasa dataran berbukit penuh belukar jadi pemukiman yang menjanjikan dan nyaman (sembari nangis dalam hati, nginget temen-temen lama di desa-desa seputar ciburial jaman advokasi dulu, pada kemana ya mereka sekarang? sayang, kamu gak sempat kami kenalkan dengan mbah resmi, kawan2 cikuda, pak ura berdua dengan istrinya di sebuah mesjid sunyi di sana dan belajar kearifan dan kesederhanaan masyarakat desa pasundan).
Kini 5 tahun masehi sudah usiamu. Ada cermin sifat kami dalam dirimu. Tapi engkau berhak sepenuhnya menentukan ke-dirianmu. Engkaulah pemilik tubuh, pikiran dan jiwamu yang diberi kuasa sang Pemilik Sejati. Kalau engkau sudah bisa baca (hmm bisa juga kubacakan dhing!), bacalah perjalanan imajiner Iqbal dalam Javid Nama, bedah puisi-puisinya dan resapi semangat eksistensial dia. Hmm kukira ini lebih dari pantas sebagai hadiah ulang tahunmu ke-5 (jujur saja, aku bingung nih, ngasih hadiah yang pas buatmu, gak ada tradisi ualng tahun dipestakan dalam kamus sejarahku, jadi mari kita buat sejarah sendiri)
Terus bereksplorasi nak (kata yang kusuka: menjanjikan petualangan tiada batas, dan toh aku nyemplung di studi eksplorasi juga dulu nak). Luaskan cakrawala pikirmu, ekspresimu, dzikirmu. Semoga 4JJ I gusti kang ora nate sare paring berkah, welas lan asih.
(Insya 4JJ I, kusambung nak, sudah waktunya pulang kantor, pengen cepet sampe rumah. there's no place like home son)
# end
0 Comments:
Post a Comment
<< Home